2026-09-26 • K3

Kebakaran merupakan salah satu potensi bencana paling merusak di tempat kerja. Selain mengancam jiwa para pekerja, kebakaran dapat menghancurkan aset perusahaan dalam hitungan menit. Oleh karena itu, sistem pencegahan dan manajemen tanggap darurat kebakaran mutlak diperlukan.
Kebakaran terjadi ketika tiga unsur Segitiga Api bertemu:
Bahan Bakar (Fuel): Kayu, kertas, gas, minyak, atau bahan kimia cair.
Oksigen (Oxygen): Udara di sekitar kita.
Sumber Panas (Heat): Korsleting listrik, gesekan mesin, percikan api, atau rokok.
Pencegahan kebakaran dilakukan dengan cara memisahkan salah satu dari ketiga unsur tersebut.
Ketika titik api kecil muncul, segera gunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan metode PASS:
P - Pull: Tarik pin pengaman APAR.
A - Aim: Arahkan nozel/selang ke pangkal titik api (bukan ke ujung kobaran api).
S - Squeeze: Tekan tuas APAR untuk menyemprotkan media pemadam.
S - Sweep: Sapukan selang dari sisi ke sisi secara merata hingga api padam.
Tetap Tenang: Jangan panik dan hindari berlari saling mendahului.
Ikuti Rambu Evakuasi: Berjalan menuju pintu keluar darurat mengikuti petunjuk arah Exit.
Gunakan Tangga Darurat: Jangan pernah menggunakan lift saat terjadi kebakaran.
Menuju Titik Kumpul (Master Point): Berkumpul di area terbuka yang aman untuk proses pendataan (headcount) oleh tim tanggap darurat.